Pages

Jumat, 11 April 2014

The Tielman Brothers, Band Indonesia Yang Dikagumi The Beatles


 Mungkin dari sebagian kita mengatakan kalau The Beatles, band yang dibentuk di Liverpool pada tahun 1959 yang formasi awalnya itu John Lennon (vocal, guitar), Paul McCartney (vocal, guitar), George Horrison (vocal, guitar), Stuart Sutcliffe (bass) dan Pete Best (drum) adalah salah satu grup musik rock paling awal dan sekaligus paling berpengaruh di era modern.



Sementara ada salah satu informasi yang mengatakan kalau ternyata pelopor musik Rock and Roll adalah band Indonesia “The Tielman Brothers”. Percaya atau tidak, dan ternyata band inilah yang meng-inspirasikan The Beatles!!!

 

                                nih penampakannya


The Tielman Brothers adalah sebuah band rock yang terdiri dari 4 anak muda asal Maluku. Band yang awalnya bernama The Timor Rhytm Brothers ini lalu berubah menjadi The Four Tielman Brothers, dengan personil empat bersaudara Tielman: Andy (lead guitar, vocal), Reggie (rhytm guitar, vocal), Phonton (double bass, vocal), dan Loulou (drums, vocal). Mereka memulai kariernya di Surabaya sejak 1945. Beruntung perjalanan karier keempat anak muda ini terbilang mulus karena kedua orangtuanya, Herman Tielman dan Flora Lorine Hess tak cuma mendukung, tapi ikut bermain dan menjadi manager.


Pada tahun 1996  hijrah ke Breda, Belanda dan memulai karier rekaman dinegeri kincir angin itu. Dari sanalah pada akhirnya mereka mulai menjajah musik rock di luar negeri dan memberi pengaruh yang cukup besar diblantika musik rock pada saat itu. Penampilan mereka juga cukup memukau publik di Belanda khususnya dan Eropa pada umumnya. Bisa dibilang mereka lah yang pertama kali memulai atraksi panggung yang liar dan atraktif, seperti bermain gitar dan double bass sambil melompat dan berguling-gulingan, serta tentunya demo drums.


Kepindahan mereka ke negeri Belanda dengan membawa kebudayaan tropis dan kecintaan pada gitar ini ternyata melahirkan “Indo-Rock” yang terkenal itu. Ciri kuat Indo-Rock adalah dominasi gitar, instrumen yang diperkenalkan oleh orang-orang Portugis saat datang ke Hindia-Belanda sekitar abad ke-14. Permainan gitar ala Portugis yang akhirnya dikenal sebagai musik keroncong ini dipadukan oleh anak-anak Maluku itu dengan musik Hawaii, country, dan Rock and Roll yang mereka dengar dari radio-radio dari Amerika Serikat yang dipancarluaskan dari Filipina atau Australia.


The Tielman Brothers ini datang sebelum masa-masa Rock and Roll...dan band ini adalah orang Indonesia. Jauh sebelum The Beatles terkenal dan saat Beatles masih manggung di café-café dan bar kecil di Jerman, The Tielman Brothers justru sudah manggung di stasiun televisi Jerman. Dan perlu di catat menurut sejarah Paul McCartney sering mendatangi show band-band Indo-Rock di jerman dan dia sangat terinspirasi akan musik-musik Indo-Rock.


Konon, Paul McCartney ternyata mengagumi dan terinspirasi The Tielman Brothers sebelum The Beatles terkenal pada awal 1960-an. Maklumlah, The Tielman Brothers telah membawakan lagu-lagu Rock and Roll jauh sebelum The Beatles muncul. Ketika the Beatles pertama kali manggung di Jerman, The Beatles sempat melihat penampilan The Tielman Brothers yang manggung menggunakan Hofner Violin Bass. Dan saat itulah untuk pertama kalinya Paul McCartney melihat Bass Violin Hofner. Andy Tielman sang gitaris memakai Fender Jazz Master khusus 10 strings dan Fender sengaja mengirim representative-nya ke Jerman saat itu untuk merancang gitar buat Andy Tielman.


Ada beberapa fakta yang sangat mengejutkan dari The Tielman Brothers, jauh sebelum publik rock terpesona dan berdecak kagum dengan permainan gila gitaris Jimi Hendrix pada tahun 1967, salah satu personil The Tielman Brtohers, Andy Tielman, sang Frontman telah memulai teknik tersebut pada tahun 1956 atau 11 tahun sebelum Jimi Hendrix bereksperimen dengan gitarnya. Gaya Andy dan teknik gitarnya sangat memukau, gitar yang dipetik dengan gigi, kaki, jauh mendahului Jimi Hendrix. Dedikasi dan inovasi Andy yang sangat berpengaruh bagi perkembangan budaya pop Belanda membawa gelar The Goodfather of Dutch Rock &Roll, The Uncrowned King of Indorock, dan penghargaan Order of The Orange-Nassau ke pangkuannya.


Dalam perjalanan sebuah band, tentunya ada kisah yang tidak menyenangkan pula, seperti halnya pergantian dan keluar masuknya personil band. Bagi The Tielman Brothers, hal itu bukanlah sebuah masalah sehingga bisa membuat band ini berhenti di tengah jalan. Yang ada malah prestasi yang luar biasa, dimana meraka bisa tetap eksis dan tampil di beberapa Negara di Eropa selain Belanda seperti Belgia dan Jerman.


Sayangnya, ditahun 1976 band ini dikabarkan bubar karena boleh dikatakan permainan musik mereka terkesan mendek dan tidak ada perkembangan alias kurang eksplortif. Mereka bermain musik di tataran itu-itu aja, dan itulah yang menyebabkan publik menjadi bosan. Begitupun, karya mereka masih sangat digemari di luar negeri, terutama di Belanda.


Kini tinggal Andy Tielman saja yang masih eksis bermain musik dan tinggal di Belanda. Diusianya yang sudah semakin senja, Andy Tielman kini lebih banyak rekaman untuk lagu-lagu rohani dan sesekali tampil dipublik Belanda dengan gitarnya, tentu penampilannya tak bisa seliar dulu lagi…






sumber : http://rawfromthenorth.blogspot.com/2010/11/tielman-brothers-band-indonesia-yang.html